Cek Data Penerima Bansos 2025

Panduan lengkap cara cek daftar penerima bantuan sosial Kemensos tahun 2025 secara resmi.

Disclaimer: Dengan mengklik tombol, Anda akan diarahkan ke situs resmi Kemensos. Mohon diketahui, tombol ini juga dapat memuat link afiliasi, dan situs ini bisa mendapatkan komisi jika Anda melakukan pembelian melalui partner afiliasi. Dengan melanjutkan, berarti Anda setuju dengan hal tersebut.

penyerahan bansos oleh kementerian sosial

Sekilas Tentang Bansos Kemensos 2025

Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bertujuan meringankan beban masyarakat miskin dan rentan. Di tahun 2025, program Bansos terus difokuskan agar bantuan lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diakses.

Poin ringkas:

  • Tujuan: Mengurangi beban ekonomi rumah tangga rentan.

  • Sasaran: Keluarga miskin/rentan yang memenuhi kriteria Kemensos dan pemerintah daerah.

  • Penyaluran: Melalui mekanisme resmi Kemensos dan mitra penyalur yang ditunjuk pemerintah.

Jenis Program Bansos dari Kemensos

Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan. Dalam kerangka perlindungan sosial, PKH termasuk dalam model Social Transfer berbentuk tunai yang dikenal sebagai Conditional Cash Transfer (CCT) atau Bantuan Tunai Bersyarat. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun melalui Bank atau Pos penyalur, baik secara tunai maupun non-tunai.

Program Bantuan Sembako

Program Bantuan Sembako adalah pengembangan dari Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2020. Melalui program ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat menggunakan bantuan untuk membeli berbagai bahan pangan, seperti sumber karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serta makanan kaya vitamin dan mineral. Perluasan jenis komoditas pangan di e-warong memberi KPM lebih banyak pilihan dalam menentukan jenis, kualitas, harga, dan tempat pembelian. Selain itu, program ini juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mencegah stunting.

Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST)

Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST) bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin dan rentan melalui perbaikan rumah atau tempat usaha. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi rehabilitasi rumah serta bantuan pelengkap lain untuk menciptakan hunian yang layak dan mendukung aktivitas ekonomi keluarga. Salah satu wujud program ini adalah Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH), yang berfokus pada perbaikan rumah tidak layak menjadi tempat tinggal yang memenuhi standar kelayakan. Pelaksanaannya mengedepankan semangat gotong royong sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan penerima manfaat.

Lumbung Sosial

Lumbung Sosial merupakan bagian dari fungsi kesiapsiagaan masyarakat dalam Kampung Siaga Bencana (KSB). Program ini berperan menyediakan cadangan logistik berupa bahan habis pakai dan bantuan sosial lainnya yang dapat digunakan ketika terjadi bencana. Lumbung Sosial ditempatkan di lokasi rawan bencana, baik di fasilitas milik pemerintah setempat maupun di tempat yang disepakati masyarakat berdasarkan kearifan lokal. Dengan demikian, kebutuhan dasar korban bencana dapat segera terpenuhi.

Komunitas Adat Terpencil

Komunitas Adat Terpencil adalah kelompok masyarakat dengan jumlah tertentu yang hidup dalam kesatuan geografis, ekonomi, dan/atau sosial budaya. Kelompok ini umumnya menghadapi keterbatasan karena kondisi miskin, terpencil, serta kerentanan sosial ekonomi, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam upaya pemberdayaan dan perlindungan sosial.

Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI)

Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk penyandang disabilitas merupakan layanan berbasis keluarga, komunitas, dan/atau residensial. Layanan ini mencakup dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, perawatan sosial dan pengasuhan anak, dukungan keluarga, terapi fisik, terapi psikososial, terapi mental-spiritual, serta pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan. Selain itu, ATENSI juga memberikan bantuan sosial, asistensi, serta dukungan aksesibilitas guna memperkuat kemandirian penyandang disabilitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka.